Kapolres Majene Hadiri Sosialisasi JKN dan Program BPJS Kesehatan

Tribratanews.com – Kegiatan sosialisasi terkait Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan program BPJS Kesehatan di Dusun Pellattoang Desa Tammeroddo Kecamatan Tammeroddo Sendana diselenggarakan oleh Pemerintah Daearah Kabupaten Majene bekerjasama dengan BPJS Provinsi maupun Daerah, Rabu (26-07-2017) sekitar pukul 13.30 Wita.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Camat Tammeroddo tersebut, dihadiri banyak pihak seperti Bupati Majene, Kapolres Majene AKBP Asri Effendy SIK, jajaran OPD lingkup Majene, Ketua Komisi III DPRD, Kapolsek Sendana, Babinsa (Serka Sayuti ), Bhabinkamtibmas (Aiptu Bahari), dan tamu undangan lainnya sebagai wujud dukungan terhadap program BPJS.

Pada kesempatan masing-masing Pemerintah Daerah maupun pihak BPJS panjang lebar membahas fungsi dan keguaan BPJS untuk seluruh kalangan utamanya bagi masyarakat yang kurang mampu dimana BPJS dijelaskan akan sangat membantu dalam solusi pengobatan dan perawatan penyakit dengan mudah.

Tidak hanya itu, Kabag Kesra dalam materi paparannya juga merincikan warga yang telah terdaftar sebagai penerima kartu BPJS semisal untuk wilayah Kecamatan Tammeroddo sebanyak 2310 jiwa dengan jumlah kartu yang sudah terbagi sebanyak 1681 kartu.

Lebih lanjut dikatakan, sedangkan untuk wilayah Kecamatan Tubo Sendana penerima kartu yang sudah terdaftar sebanyak 1706 jiwa dimana kartu yang telah dibagikan sebanyak 926 kartu.

“Intinya dengan terdaftarnya warga sebagai pengguna BPJS akan memberikan solusi yang praktis dalam berobat,” terangnya.

Namun berbeda dengan Kapolres Majene AKBP Asri Effendi SIK, pada kesempatannya, pihaknya malah memilih untuk tidak membahas program BPJS tetapi memberikan imbauan kamtibmas terkait keselamatan dalam berlalu-lintas.

“Arahan saya mungkin tidak ada hubungannya dengan kegiatan ini, namun sangat perlu untuk menjadi utama kita semua karena hal ini juga berkaitan dengan nyawa,” katanya.

Menurutnya, laka lantas di Majene akhir-akhir ini semakin meningkat khususnya di kalangan remaja hal tersebut diperparah ketika dua siswi meninggal dunia setelah kecelakaan. Terkait dengan hal tersebut, ia meminta seluruh masyarakat lebih peduli dengan keselamatannya utamanya saat berkendara.

“Yang perlu dilakukan hanya taat pada aturan lalu-lintas saja,” tegas Kapolres.

Selain itu, pihaknya juga meminta kerja sama Pemerintah Kabupaten Majene dan kepada seluruh masyarakat agar turut berperan serta dalam menggelorakan pelopor keselamatan sebagai kebutuhan bersama.

“Budayakan kepatuhan berlalu-lintas demi keselamatan pribadi maupun orang lain. Sayangi nyawa kita karena hidup di dunia hanya sekali,” tambahnya.

“Semoga dengan kejadian-kejadian lalu-lintas yang seli berganti menjadi pengingat bahwa keselamatan itu lebih penting dari apapun karena takkala sudah meninggal semuanya akan ditinggalkan sebelum semua itu terjadi, mari menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu-lintas,” imbau Kapolres.

[Tribratanews.com/Dhyman-Humas Polda Sulbar]

Like
LikeLoveHahaWowSadAngry

Related Posts