Kapolda Sulbar Buka Acara Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Radikalisme

Tribratanews.com – Dit Binmas Polda Sulbar sebagai salah satu fungsi kepolisian yang mengemban tugas pre-emtif dan preventif serta antisipatif, mengedepankan kemitraan dalam pemecahan masalah, sebelum problem sosial berubah atau meningkat menjadi gangguan kamtibmas/kriminalitas, maka terobosan yang dikedepankan oleh Dit Binmas Polda Sulbar adalah Fokus Group Discussion/FGD. Hal ini sejalan dengan grand strategi Polri tahun 2005-2025, renstra Polri tahun 2010-2014, dan arah kebijakan Kapolri tentang revitalisasi Polri.

Sehubungan Dengan Masalah ini, Kapolda Sulawesi Barat Brigjen Pol Drs Nandang MH, meresmikan acara yang diselenggarakan oleh Dit Binmas Polda Sulbar yaitu Pembinaan dan Penyuluhan Bahaya Penyalagunaan Narkoba dan Paham Radikalisme kepada Pelajar SMK dan SMA Sederajat dalam Mewujudkan Karakter Remaja yang Tangguh, Rabu (26-07-2017) pukul 08.30 Wita, di Aula Mapolda Sulbar.

Dalam kegiatan ini turut dihadiri oleh Irwasda Polda Sulbar dan Dir Binmas Polda Sulbar yang mendampingi Kapolda Sulbar, serta seluruh Pejabat Utama Polda Sulbar dan Dit Binmas Polda Sulbar dengan peserta yang kurang lebih 200 siswa–siswi.

Kapolda Sulawesi Barat dalam sambutannya mengatakan bahwa bahaya narkoba yang kian hari semakin mengkhawatirkan. Hal tersebut terbukti dengan semakin meningkatnya pengguna narkoba dari tahun ke tahun. Namun, hal yang paling mengkhawatirkan ialah narkoba kini telah merangsung tak hanya pada golongan remaja namun telah menyentuh hingga ke kalangan anak-anak. Hal ini tentunya sangat mengkhwatirkan mengingat para remaja maupun anak-anak ialah generasi penerus bangsa, yang karena narkoba masa depan mereka bisa hancur.

“Oleh karena itu, kami mengajak sekaligus mengimbau kepada seluruh anak-anak dan remaja jangan sampai menjadi korban penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa radikalisme adalah suatu paham yang dibuat-buat oleh sekelompok orang yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik secara drastis dengan menggunakan cara-cara kekerasan.

“Maka dari itu kita melakukan imbauan seperti itu terhadap masayarakat dan sekolah, agar semua lapisan masyarakat paham dan tidak menjadi korban peredaran gelap narkoba,” tutupnya.

[Tribratanews.com/Indra Reskiawan-Humas Polda Sulbar]

Like
LikeLoveHahaWowSadAngry

Related Posts