Kapolda Jabar: Gerakan Radikalisme Saat ini Bukan Hanya Gerakan Fisik Tetapi juga Gerakan Ideologi dan Keyakinan

 

Ttribratanews.com – Gerakan Radikalisme yang saat ini mulai merebak di Indonesia khususnya di Jawa Barat bukan hanya gerakan fisik namun juga gerakan ideologi gerakan keyakinan.

Hal itu diakui Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan usai menyampaikan materi tentang gerakan radikalisme pada kegiatan tatap muka bersama Rektor, ketua Direktur dan Dekan PTN/PTS se-Wilayah Hukum Polda Jawa Barat, di Gedung Graha Bhayangkara, Jalan Cicendo, kota Bandung, Selasa (22-08-2017) Pagi.

Menurut dia, Polisi tidak mampu menangani gerakan gerakan radikalisme bila tidak di bantu dengan seluruh pihak termasuk para rektor, dekan, dosen dan tokoh agama, pemuda dan masyarakat. Sebab, kata dia, gerakan tersebut lebih mengarah kepada gerakan ideologi, gerakan keyakinan.

Untuk itu pada kegiatan tatap muka bersama Rektor, ketua Direktur dan Dekan PTN/PTS se-Wilayah Hukum Polda Jawa Barat sengaja ia gelar untuk menyakinkan kepada seluruh tamu undangan yang hadir dan mengajak kepada seluruhnya untuk bersama sama melawan gerakan tersebut.

“ini untuk lebih memperdalam, untuk lebih mewaspadai akan bahayanya radikalisme, menumbuhkan wawasan kebangsaan nasionalisme dan lebih mendalami cinta akan ideologi, cinta akan Pancasila” Jelas Anton Charliyan.

“Karena masalah radikalisme, ideologi ini adalah merupakan gerakan keyakinan, jadi kami minta kepada rektor untuk bisa mensosialisasikan, karena merekalah yang punya wadah yang punya kantong untuk lebih bisa menanamkan keyakinan keyakinan tersebut, kalau polisi kan terbatas, tapi kalau para pendidik mungkin akan lebih menggema” Ujarnya.

 

Related Posts