Jelang Pesta Demokrasi, Kabaharkam Polri Cek Gardu Induk PLN di Gandul

Tribratanews.com – Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri, Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH, M.Hum, lakukan pengecekan sistem pengamanan obyek vital nasional (Obvitnas) Gardu Induk PLN Pasokan Listrik Jawa-Bali di Gandul Cinere Jakarta Selatan, Kamis (29-03-2018).

Dalam kesempatan ini, Kabaharkam Polri didampingi oleh Dirbinpotmas Korbinmas Brigjen Pol Drs Istiono MH, dan Kasubdit Audit Obvitnas Kombes Pol Drs Harries, serta tim dari PLN Pusat seperti Direktur Humas Capital Management (HCM) Mohamad Ali, Kadiv K3L Jurlian Sitanggang, Manajer Senior K3KAM Martono, dan Deputi Manajer K3KAM Achmad Syah.

Sesampainya di lokasi, Kabaharkam Polri dan rombongan disambut oleh Eko Yudo Pramono selaku GM PLN Pusat Pengaturan Beban (P2B), Trino Erwin selaku GM PLN Transmisi Jawa Bagian Barat (TJBB), Suroso Isnandar selaku Manajer Perencanaan, dan Amir Rosidin selaku Direktur Pembangkitan Jawa Bali (PJB).

Pengecekan tersebut dilakukan dalam rangka tindak lanjut sinergitas PLN-Polri untuk menjaga keamanan pasokan listrik demi suksesnya penyelenggaraan pesta demokrasi Pilkada Serentak 2018.

Kabaharkam Polri menekankan kepada petugas keamanan akan pentingnya pola dan mekanisme pengamanan di Obvitnas sesuai dengan Kepres Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pam Obvitnas dan Peraturan Kapolri No 13/2017 tentang Bantuan Pengamanan Obvitnas dan Obyek Tertentu.

“Tidak ada pengecualian, bahwa yang masuk di kawasan Obvitnas harus dilakukan pemeriksaan, semua harus dilakukan sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedures) Pemeriksaan,” tegas Komjen Pol Moechgiyarto.

Terpantau, Kabaharkam Polri mencoba langsung sistem pemeriksaan keamanan yang diterapkan di Gardu Induk PLN Gandul, mulai pemeriksaan barang bawaan, pemeriksaan badan, hingga pengisian buku tamu.

Setelah melakukan pengecekan langsung Obvitnas PLN, Kabaharkam Polri meminta kepada petugas keamanan di seluruh Indonesia, khususnya kepada Polisi berseragam, untuk segera merapatkan barisan dan lebih memahami pemetaan sistem pengamanan serta mampu bersinergi dengan petugas PLN di kewilayahan terkait pengamanan instalasi kelistrikan.

“Ancaman sekecil apapun terhadap listrik nasional, dampak yang diakibatkan sangat luar biasa dan akan mengganggu stabilitas nasional, politik, ekonomi, sosial, dan budaya,” ungkap Komjen Pol Moechgiyarto.

[AKP Bambang AS]

Related Posts