Ini Diskon yang Diberikan Untuk Kaum Gay dari T1 Sauna Harmoni Jakpus

Tribratanews.com- Tempat prostitusi Gay T1 Sauna Harmoni Jakarta Pusat yang digerebek oleh Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat memberikan sejumlah fasilitas dan Diskon lebih kepada para pengunjung.

Salah satu yang unik terkait harga masuk sauna tersebut. Ada kriteria yang bisa mendapatkan diskon. Salah satunya pria bertato. Dari harga asli Rp 165.000 cuma membayar Rp 135.000.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Suyudi Ario Seto SIK menjelaskan, keterangan soal diskon untuk pria bertato dia dapatkan saat berdasarkan pengakuan tersangka saat pemeriksaan.

“Jadi waktu diperiksa ya itu, di bawah umur 30 tahun dan ada tato dapat diskon,” tutur Kombes Pol Suyudi saat dihubungi Selasa (10/10/2017).

Kombes Pol Suyudi menambahkan, namun tidak ada tato yang menjadi ciri khusus untuk menandakan seseorang sebagai pelanggan spa tersebut.

“Nggak ada (ciri-ciri), yang penting ada tato aja. Jadi dikasir ditanya langsung ada tato apa nggak. Enggak perlu buka (pakaian), jadi percaya saja kalau ada tato,” jelasnya.

Soal alasan pengelola memberikan diskon untuk pelanggan bertato, ia mengaku tak tahu.

“Ya mungkin kalau cewek ada tato gimana gitu. Ya kalau cowok mungkin macho ya,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebelum menikmati fasilitas di tempat spa tersebut tamu akan ditanyakan identitas diri dan diminta membayar Rp 165.000. Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi sempat menjelaskan fungsi bangunan lima lantai itu.

“Kalau pengunjung di bawah 30 tahun mendapatkan diskon, hanya bayar 100 ribu. Kemudian ada diskon juga buat pengunjung yang menggunakan tato hanya bayar 135 ribu,” ujar Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Asfuri.

Setelah membayar, pengunjung akan diberi kunci loker yang berada di lantai 2. Di lantai 2, pengunjung akan bertemu dengan karyawan yang nanti akan memandu aktivitas yang dilakukan selama berada di ruko tersebut.

“Di dalam loker ada air mineral, kondom, dan pelicin alat kelamin,” katanya.

Setelah pengunjung berganti pakaian, mereka akan masuk ke lantai 3 yang terdiri dari bilik-bilik. Bilik itulah yang diduga digunakan untuk kegiatan hubungan badan sesama jenis.

Sementara itu, di lantai empat juga terdapat bilik-bilik dan kolam kecil berukuran sekitar 8 x 8 meter.

“Itu kayak kolam renang, seperti kolam renang untuk 2 hingga 4 orang mandi bersama dan bisa digunakan untuk berhubungan,” katanya.

Selain di lantai 4, pengunjung juga dapat menikmati kolam tersebut di lantai 5. Di lantai 5 ini juga fungsinya sama dengan lantai 4.

[Tribratanews.com]

Related Posts