Hindari Kendaraan di Kebon, Bus Mira Malah Tabrak Truk

Tribratanews.com – Kecelakaan lalu-lintas terjadi di Jalan Raya Ngawi-Mantingan tepatnya kilometer 06-07 masuk Desa Kebon, Kecamatan Paron, Ngawi, yang melibatkan bus Mira kontra truk colt diesel sekitar pukul 18.30 WIB, pada Kamis (05/10/2017).

Kejadian bermula bus Mira nopol S 7529 US melaju dari arah barat dengan kecepatan sedang sedangkan dari arah berlawanan muncul truk colt diesel nopol G 1836 CL.

Menurut saksi mata dilokasi kejadian, tabrakan terjadi akibat bus Mira yang dikemudikan Margono (33) warga Desa Tempursari, Kecamatan Wungu, Madiun, menghindari kendaraan didepanya yang tidak diketahui identitasnya melakukan pengereman mendadak.

Lantas bus Mira berpenumpang penuh ini berusaha menghindar ke kanan. Karena tidak memperhatikan kendaraan lain didepanya, bus pun langsung menabrak truk colt diesel yang dikemudikan Komari (52) Desa Sugihan, Kecamatan Toroh, Grobogan.

“Ketika kejadian memang arus lalu-lintas setahu saya lumayan padat. Saat itulah ada bus Mira melaju dari arah barat tanpa diketahui penyebabnya mendadak kendaraan didepanya ngerem. Membuat sopir bus banting stir ke kanan dan langsung menabrak truk dari arah berlawanan itu,” terang Joko warga sekitar lokasi kejadian.

Akibatnya, Suwaji (60) kernet bus Mira warga Kecamatan Slahung, Ponorogo ini mengalami luka robek pada telinga bagian kanan dan patah tulang rusuk kanan. Sedangkan Komari sopir truk colt diesel maupun Margono sopir bus Mira tidak mengalami luka serius hanya babras dibagian tangan maupun kaki. Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin yang tiba dilokasi tabrakan langsung mengevakuasi para korban ke RS At Tin Ngawi.

“Dari pengakuan sopir terutama dari bus Mira katanya mencoba menghindari kendaraan yang ada didepanya dan berusaha menghindar ke lajur kanan. Karena jarak sudah dekat dengan truk colt diesel maka terjadi tabrakan dari arah depan,” kata AKP Rukimin.

Ia menjelaskan lantaran kecelakaan itu membuat arus lalu-lintas mengalami kemacetan hingga mengular 2 kilometer. Untuk memperlancar arus kendaraan itu sendiri pihak kepolisian menerapkan sistim buka tutup arus kendaraan yang lewat baik dari arah barat maupun timur untuk menghindari kemacetan. Meski demikian beberapa kendaraan pribadi maupun truk box lebih memilih ke jalur alternative antara wilayah Paron, Kerten dan Kedunggalar.

 

[Tribratanews.com/ Humas Polres Ngawi – Polda Jateng]

Related Posts