Hidup Sebatang Kara, Nenek Halija Berlinang Air Mata Saat Dikunjungi Kapolres Gowa

Tribratanews.com-Suasana haru tercipta saat Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, SIK, MSi mengunjungi rumah seorang warga yang hidup sebatang kara di Desa Panakukang Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa, Senin (14/05/2018).

Kunjungan tersebut sebagai bentuk bhakti sosial dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-72 dan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dengan mengangkat langsung bantuan yang akan diberikan, Kapolres tampak semangat berjalan menyusuri jalanan menuju rumah warga yang akan dituju.

Halija alias Daeng Lija, demikian sapaannya. Diketahui nenek berusia 80 tahun ini hidup sebatang kara tanpa suami dan anak di sebuah gubuk yang tampak reyot dan begitu kumuh, dan dalam kesehariannya hanya dibantu oleh warga sekitar, termasuk untuk kebutuhan makan dan minumnya.

Dalam kesempatannya, Kapolres menyerahkan bantuan berupa sembako dan juga santunan kepada Nenek Halija.

Air mata nenek Halija tak terbendung saat menerima bantuan tersebut sambil menceritakan kesehariannya, dan tanpa segan Kapolres mengusap air matanya menggunakan sapu tangannya sendiri.

Kisah Nenek Halija ini sungguh memprihatinkan dan semakin membuat hati nurani Kapolres Gowa terenyuh, saat mengetahui bahwa dihidupnya yang sudah serba kesulitan, rupanya masih ada orang yang tega memanfaatkan kondisinya dengan mengambil barang maupun uang milik nenek Halija yang didapatkan dari bantuan sumbangan orang lain.

Kapolres menyampaikan akan melakukan koordinasi dengan pihak pemerintahan setempat agar Nenek Halija bisa mendapatkan perhatian. “Semoga apa yang sudah kami berikan dapat mengurangi beban Nenek Halija,” tutur AKBP Shinto Silitonga.

(Tribratanews.com/ Humas Polres Gowa)

Related Posts