Gara-gara Masalalu yang Mengerikan, Pria Asal Banyubesi Bangkalan Nekat Bawa Clurit

Tribratanews.com – Akibat membawa senjata tajam jenis clurit, RM (52) seorang warga asal Desa Banyubesi, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan,
diamankan oleh anggota Polres Bangkalan.

RM yang kesehariannya bekerja sebagai sopir ini tertangkap saat Unit Ops dan Polsek Tanah Merah melakukan operasi gabungan di Jalan Raya Desa Patemon,
Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, pada kamis (24-08-2017) pukul 05.30 WIB untuk mengantarkan istrinya ke Pasar Patemon Kecamatan
Tanah Merah. Clurit yang dibawa RM disimpan di pinggangnya dengan ditutupi jaket levis warna biru.

“Saya membawa clurit untuk jaga diri karena saya memiliki musuh di Desa Jaddung, dimana Desa itu tempat saya lewat tiap harinya,” ujar RM kepada
petugas saat diinterogasi alasannya membawa senjata tajam jenis clurit.

“Meskipun bebas nanti saya akan tetap membawa clurit,” imbuh RM ke petugas.

Akibatnya, RM harus mendekam di balik jeruji besi dengan ancaman paling lama 10 tahun dengan dasar undang-undang darurat nomor 12 tahun 1991 pasal 2
ayat (1).

Konflik RM dan musuhnya asal Desa Jaddung bermula saat orang tua RM dibunuh oleh orang tua musuhnya pada saat RM masih duduk dikelas 4 SD. Pada
umur 20 tahun, RM membalas dengan membunuh balik orang tua musuhnya yang membuat RM harus mempertanggungjawabkan perbuatannya selama 1
tahun 5 bulan dan bebas pada tahun 1987.

Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan oleh Sat Reskrim Polres Bangkalan untuk proses penyidikan lebih lanjut. (Fir)

 

(Tribratanews.com / Humas Polres Bangkalan – Polda Jatim)

Related Posts