Gara-gara Ambil Hondphone Orang yangb Ketinggalan di ATM, Pemuda Asal Porong Sidoarjo Masuk Bui


Tribratanews.com – Lantaran mengambil handphone dan terekam CCTV di Gardu ATM BRI Desa Dukuhasari, Kecamatan Jabon, FH (28), asal Desa Glagaharum, Porong, Sidoarjo, digelandang ke mapolsek Jabon, Rabu (16-08-2017).

FH dijemput petugas setelah adanya laporan masuk soal ponsel korban yang tertinggal.

Kapolsek Jabon, AKP Subadri mengatakan, aksi itu terjadi saat pelaku masuk ke dalam gardu ATM BRI untuk mengambil uang. Setelah berada di dalam ATM, pelaku
melihat handpone merk Samsung Galaxy A7 16 GB warna gold di atas mesin ATM.

Alhasil, setelah melakukan transaksi pengambilan uang di dalam ATM, pelaku keluar dengan membawa handpone tersebut.

“Ponsel itu kemudian diambil oleh pelaku. Dalam ATM itu ada CCTV nya,” kata Subadri, Senin (14-08-2017).

Sementara Yudianto (34), warga Dukuhsari RT 01, RW 01, Jabon yang merasa handponenya tertinggal di gardu ATM, melaporkan hal itu ke Mapolsek Jabon.

Sebab dikatakan Yudi, saat dirinya kembali ke ATM, ponsel miliknya sudah tidak ada. Korban mencoba menghubungi hingga dua kali namun tidak ada jawaban, dan akhirnya melapor ke Polsek Jabon.

Berdasarkan laporan korban itulah, pelaku berhasil didatangi di rumahnya. Pelaku mengelak dianggap mencuri, sebab saat proses penangkapan sempat dihalangi pihak keluarganya.

Setelah melalui pendekatan dan penjelasan serta ditunjukkan rekaman CCTV dan bukti selembar struk penarikan uang dari ATM BRI, akhirnya pelaku pasrah.

“Pelaku akhirnya mengakui ponsel itu memang diambilnya,” imbuh Subadri.

FH mengaku kepada penyidik baru pertama kali melakukan pencurian. Rencananya, handphone tersebut akan dijual dan hasilnya untuk foya-foya bersama teman-temannya.

“Tadinya saya ingin menjualnya dan hasilnya saya buat senang-senang,” aku Firman.

 

 

[Tribratanews.com / Humas Polres Sidoarjo – Polda Jatim]

Related Posts