Gaji Jadi Satpam Kurang, Pria Asal Wonoayu Sidoarjo Pilih Jual Sabu

Tribratanews.com – Unit Narkoba Polsekta Buduran Polres Sidoarjo dan Dirnarkoba Polda Jatim berhasil meringkus seorang pengedar sabu usai mengambil pasokan dari jaringan Madura, Jumat (11-08-2017).

Pelaku diketahui beranama Ulim Riyanto (36), warga Desa Tanggul Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, diringkus anggota saat melintas di Desa Sedengan Mijen, Kecamatan Krian.

Kapolsekta Buduran Kompol Saibani, mengatakan, sebelum ditangkap, pelaku sudah dibuntuti petugas saat mengambil sabu dengan sistem ranjau di daerah Trosobo dan Kletek Taman. Sabu yang diduga dipasok dari jaringan Madura itu kemudian oleh pelaku dibagi menjadi beberapa paket.

Dari tangan pelaku, pihaknya menyita barang bukti ponel dan dua poket sabu dalam kemasan plastik siap edar seberat 0,64 gram dan 0,28 gram.

Dia menambahkan, pelaku ditangkap saat akan melakun transaksi narkoba. Pelaku diamankan oleh petugas reserse yang sedang melakukan penggal jalan. Saat ditangkap, paket sabu itu ditemukan dari saku celana pelaku yang diselipkan dalam bungkus rokok.

Kepada penyidik, Ulim mengaku terpaksa mengedarkan sabu-sabu karena terhimpit ekonomi. Bapak empat anak itu merasa pekerjaannya sebagai sekuriti penjaga gudang kayu yang gajihnya Rp750 ribu, dinilai kurang mencukupi ekonomi keluarga.

Ulim juga menerangkan, barang tersebut ia beli dengan harga Rp1,1 juta untuk satu gramnya yang kemudian ia pecah menjadi lima paket. Lalu pelaku menjual tiap paketnya dengan harga Rp350 ribu.

 

 

 

[Tribratanews.com / Humas Polres Sidoarjo – Polda Jatim]

Related Posts