Eksekusi Rumah di Gunung Merapi Ricuh

Tribratanews.com – Diduga mengalami Pailit dan utang piutang pinjaman disalah satu Bank. Dua bangunan ingkat milik Litha & Co di Jalan Gunung Merapi, dieksekusi Pengadilan Negeri Makassar, Senin (30/10/2017) pagi tadi.

Proses eksekusi dilakukan oleh pihak juru sita dari Pengadilan Negeri (PN) Makassar dan dibantu Polsek Ujung Pandang dan Polrestabes Makassar.

Dalam proses eksekusi tersebut sempat terjadi bentrokan, antara massa yang menjaga rumah dari Perusahaan Transportasi Litha & Co dengan pihak kepolisian serta juru sita dilokasi itu, sehingga Jalan Gunung Merapi sempat ditutup.

Kapolsek Ujung Pandang Komisaris Polisi (Kompol) Wahyu Basuki mengaku, pada bentrokan tersebut 30 orang dari massa tergugat yang menghalang-halangi eksekusi sehingga aparat kepolisian kemudian mengamankannya.

“Mereka kami amankan, karena telah menghalang juru sita saat membaca putusan eksekusi,” kata Wahyu dilokasi.

Sebelumnya pihak aparat kepolisian dan juru sita PN Makassar sempat melakukan negosiasi dengan massa yang menutup akses jalan, tapi massa itu menolak dan lalu terjadilah bentrok.

Untuk diketahui, proses eksekusi terjadi di sebuah bangunan bertingkat dua di Jalan Gunung Merapi, tepatnya disamping RM Ati Raja, atau depan kantor Litha & CO.

“Jelasnya, pihak tergugat atau dari litha ini alami pailit, juru sita PN Makassar membacakan putusan dan dilakukan eksekusi sesuai proses,” jelas Kompol Wahyu. (One)

 

 

[Tribratanews.com/ Humas Polres Makassar – Polda Sulsel]

Related Posts