Dua Warga Bantul Diamankan Polres Kulonprogo Terkait Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Daftar G

Tribratanews.com – Sat Resnarkoba Polres Kulonprogo, DI Yogyakarta, mengamankan dua warga Kabupaten Bantul berinisial ASL (24) dan St (32). Keduanya diamankan di dua tempat berbeda.

Waka Polres Kulonprogo Kompol Dedi Surya Darma SIK, menjelaskan, ASL merupakan pengedar obat-obatan terlarang jenis pil Yarindo yang termasuk dalam obat daftar G atau tak memiliki izin edar.

“ASL ditangkap di Banguntapan pada Selasa (01-08-2017) sekitar pukul 18.00 Wib. Dari tangan pelaku, kami mengamankan 811 butir pil Yarindo, 2 buah plastik klip berisi pecahan pil Yarindo, dua buah toples plastik bekas pil Yarindo dan beberapa alat untuk melancarkan aksi jual belinya,” ucap Kompol Dedi, Rabu (09-08-2017).

Sementara itu, tersangka St yang merupakan penyalahguna obat terlarang ditangkap di Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, tepatnya di depan salah satu masjid setempat pada Kamis (03-08-2017) sekitar pukul 19.30 Wib. Dari tangan St, petugas berhasil mengamankan 30 butir pil Mersi Alprazolam 1 mg berwarna silver.

“30 pil tersebut dibungkus dalam tiga plastik kecil. Setiap bungkusnya berisikan 10 butir pil,” kataWaka Polres Kulonprogo Kompol Dedi Surya Darma.

Ditambahkan Kompol Dedi, bahwa penangkapan kedua pelaku berdasarkan laporan dari warga setempat yang mencurigai aktivitas kedua pelaku. Kedua kasus tersebut kini masih terus didalami untuk mencari pelaku lain.

Akibat perbuatannnya, ASL terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp1,5 miliar lantaran melanggar Pasal 197 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Sedangkan St terancam hukuman makimal 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp100 juta lantaran melanggar Pasal 62 UU RI nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika.

[Tribratanews.com/Humas Polres Kulonprogo]

Related Posts