Dua Tahun Menghilang dan Diduga Telah Meninggal, Seorang Ibu Histeris dan Pingsan saat Melihat Anaknya Datang Diantar Kapolsek Bungaya

Sang ibu histeris saat anaknya yang hilang kembali

Tribratanews.com –  Seorang bocah bernama Awal berusia 7 tahun yang dikabarkan keluarganya telah hilang selama dua tahun dan dianggab telah meninggal dunia, karena diculik orang, kini telah kembali kepangkuan ibunya setelah dipertemukan oleh polisi.

Kapolsek Bungaya, AKP Muh. Ramli mengungkapkan, anak tersebut ia temukan saat itu dirinya dan anggotanya sedang melakukan patroli malam, sekitar pukul 20.30 WITA, Selasa (10-01-2017). Saat berpatroli, mereka dikejutkan dengan suara tangisan seorang anak.

Karena penasaran, Kapolsek dan anggotanya mencari dan mendekati asal suara tangisan tersebut, Suaran tangisan yang terseduh-seduh tersebut rupanya berasal di tepian Jalan poros Bungaya dari seorang bocah laki-laki. Anak tersebut saat ditemukan menangis dan kebingungan di Jalanan Poros Bungaya.

Oleh Kapolsek Bungaya, bocah tersebut selanjutnya dibawa ke kantor Polsek Bungaya. Kepada Kapolsek bocah tersebut mengaku bernama Awal, usia 7 tahun. Saat itu Awal nampak masih kebingungan, diajak bicara pun masih sangat susah dan masih bingung dan sedih,‎

AKP Muh. Ramli lalu membawa Awal ke kediamannya untuk dirawat sementara dan dilakukan pendekatan secara emosional. Saat berada dirumah Kapolsek, Awal pun bercerita kalau ia tinggal di Dusun Bontoa, Desa Kampili, Kecamatan Pallangga. Berbekal pengakuan anak tersebut selanjutnya Kapolsek Bungaya melakukan pencarian rumah orang tua anak tersebut.

Tidak menunggu lama, Kapolsek Bungaya terlebih dahulu mendatangi Polsek Pallangga, untuk berkoordinasi, Selanjutnya Kapolsek Bungaya AKP Muh. Ramli didampingi Kepala Jaga, dan Bhabinkamtibmas Desa Kampili Bripka Juniar dan Babinsa Kopral Adi Prawira menyisir Dusun Bontoa.

Setelah dilakukan penyisiran, akhirnya pihak kepolisian menemukan rumah Awal. Saat Kapolsek mendatangi rumah orangtua awal, sang ibunda seperti merasa tidak percaya kalau anaknya rupanya masih hidup, Sontak sang ibu histeris dan sempat pingsan atas kehadiran anaknya yang sudah lama hilang.

Bagaimana tidak histeris? Sang anak telah dianggap meninggal karena diduga diculik dan dibunuh. Bahkan pihak kelurga juga setelah melakukan pencarian selama ini dan tidak menemukan telah memutuskan untuk melakukan pengajian/ta’ziyah atas kepergian anaknya itu.

“Agar lebih teliti dan ketat pengawasannya ya bu, karena anak itu amanah yang dititipkan untuk kita ibu” ujar Kapolsek kepada orang tua Awal.

Berkat bantuan dan pertolongan Kapolsek Bungaya, orang tua dan keluarga besar Awal sangat berterima kasih kepada petugas. “Terima kasih banyak bantuannya pak, tidak tau apami yang bisa saya balaskan bantuan ta ini, semoga Allah berikam lebih baik untuk pak polisi” ucap ibu Awal kepada Kapolsek dengan penuh rasa haru.

[Humas Polres Gowa]

Related Posts