Dua Residivis Pelaku Curanmor Bersenpi Ditangkap Polres Kukar

 

Tribratanews.com – Warga Tenggarong Kutai Kartanegara kini dapat bernapas lega, kawanan curanmor dan pembobol rumah kosong yang kerap beraksi di kawasan Kota Raja berhasil diringkus jajaran Polres Kukar pada Jumat (9/2) kemarin sekitar pukul 01.00 Wita.

Selain mengamankan barang-barang hasil curian, polisi juga menemukan berbagai jenis senjata yang kerap digunaan para pelaku saat beraksi.

Kedua pelaku yang diringkus terdiri dari seorang residivis ‎bernama M Anwar alias Ninja (27) warga pendatang asal pulau Jawa yang bertempat tinggal di Jalan Long Bagun, Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, Kukar. Pelaku lainnya juga merupakan pendatang asal pulau Jawa yakni ‎Abdul Ajim (26) warga Jalan Gunung, Pegat, RT 40, Gang Beringin 5, Kecamatan Tenggarong, Kukar.

AKBP Anwar Haidar Kapolres Kukar melalui Kasat Reskrim AKP Damus Asa menerangkan diringkusnya ke dua pelaku merupakan hasil penyelidikan petugas kami dilapangan dan berdasarkan laporan resmi dari sejumlah korban curanmor di kawasan Tenggarong.

Kemudian pada Jumat (9/2) sekitar pukul 01.00 dinihari petugas berhasil mengidentifikasi seorang pelaku. “Sebelumnya polisi telah menerima beberapa laporan dari warga yang menjadi korban curanmor salah satunya yang terjadi pada ‎hari Senin 5 Febuari di Gang 3, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong,” terang Kasat Reskrim.

Dari hasil penggeledahan di kediaman pelaku ditemukan barang bukti belasan unit sepeda motor berbagai merek dan tipe yang diduga hasil curian. Bangkai sepeda motor yang telah dipereteli, sejumlah surat kepemilikan kendaran hingga sebelas unit sepeda gunung yang juga hasil pencurian serta puluhan handphone berbagai merek.

“Petugas kami juga mengamankan ‎senjata api rakitan dan senapan angin hingga berbagai senjata tajam yang diduga kuat digunakan pelaku saat melakukan aksi curanmor ataupun mencurian rumah kosong,”ungkap Kasat Reskrim.

Dari tangan para tersangka ini polisi menyita 12 sepeda motor dari berbagai merek. Hand phone tiga puluh delapan biji berbagai merk, senjata api rakitan sebanyak 5 pucuk, sajam sebanyak 9 buah berupa golok dan badik, 11 sepeda gunung,  dan 4 STNK.

Related Posts