Dua Jambret yang Beraksi di Siang Bolong ini Berkahir di Hajar Warga Sidorejo Malang

Tribratanews.com – Walaupun pada siang hari dan kondisi ramai, duo pria asal Pasuruan berinisial MM (43) warga Purwodadi dan WW (34) asal Purwosari ini nekat melakukan aksi penjambretan , Sabtu (29-07-2017).

Akibatnya, bukan untung dua pelaku malah harus babak belur di dihajar warga kampung, selain itu tentunya dinginnya jeruji besi telah menanti kembali kepulangan dua jambret yang ternyata adalah residivis ini.

Menurut saksi yang merupakan korban penjambretan, Rumini (51) warga Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, Malang, kejadian terjadi saat ia dan anaknya Isabela (25), akan mengantarkan makan siang untuk suaminya yang berada di sawah di Dusun Sonokembang, Desa Sepanjang, Gondanglegi, dengan menaiki sepeda motor.

Namun tiba-tiba ada motor yang memepet mereka dan menarik kalung yang dipakai korban. Saat kalung korban ditarik oleh pelaku, Rumini terjatuh, namun ia juag sempat menarik salah satu jambret yang membuat pelaku juga ikut jatuh dari motornya.

Isabela anak Rumini juga sempat tarik menarik dengan sang jambret sambil berteriak-teriak meminta tolong. Warga setempat yang melihat pergulatan tersebut langsung berdatangan dan tanpa ba, bi, bu menghajar kedua jambret tersebut sampai babak belur.

Untungnya, aksi massa yang begitu geram atas ulah kejahatan di wilayahnya ini bisa dihentikan oleh perangkat desa yang langsung menggelandang kedua jambret tersebut ke kantor desa setempat, sebelum diserahkan ke Polsek Pagelaran.

Kapolsek Pagelaran Polres Malang, AKP Sumaryono membenarkan adanya penjambretan tersebut dan mengatakan kedua pelaku kini diamankan di Mapolsek Pagelaran dan kini sedang menjalani proses pemeriksaan.

Kapolsek juga menyampaikan bahwa MM adalah residivis kasus yang sama, sementara WW merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang baru keluar beberapa bulan yang lalu. Dilain sisi, akibat kejadian penjambretan tersebut, kedua korban mengalami luka ringan pada kaki karena terjatuh dan tertimpa sepeda motor. Tapi itu terbalaskan kerna kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun.

 

 

[Tribratanews.com / Humas Polres Malang – Polda Jatim]

Related Posts