Ditinggal Pergi, Rumah Ludes Terbakar di Karangmoncol Purbalingga

Tribratanews.com – Anggota Polsek Karangmoncol mendatangi TKP kebakaran sebuah rumah di Desa Rajawana, Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga, Rabu (25-10-2017).

Rumah yang terbakar milik Kartomi (55) warga RT 22 RW 8 Dusun Mergasa, Desa Rajawana, Kecamatan Karangmoncol. Akibat kebakaran rumah ludes dilalap sinjago merah. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat musibah tersebut.

Kapolsek Karangmoncol AKP Setyadi Eko Purwanto mengatakan berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat kejadian kondisi rumah dalam keadaan kosong.

Pemilik rumah sedang berada di sawah sedangkan istrinya tengah menengok bayi di desa tetangga. Saat kondisi rumah kosong tersebut saksi bernama Ngudiarso melihat ada asap mengepul dari rumah tersebut.

Mendapati hal itu, kemudian saksi meminta tolong warga yang kemudian berdatangan. Dengan alat seadanya, warga berusaha memadamkan api. Selain itu, warga juga melaporkan kejadian ke Polsek Karangmoncol yang kemudian diteruskan ke Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Purbalingga.

Karena banyak material di rumah yang mudah terbakat membuat api cepat membesar dan membakar seluruh isi rumah. Mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi kemudian berhasil memadamkan seluruh api yang sudah melalap habis isi rumah.

“Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Namun rumah berukuran 6X8 meter persegi beserta isinya milik korban ludes terbakar dengan kerugian mencapai Rp 70 juta,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, dari hasil olah TKP dan meminta keterangan para saksi termasuk pemilik rumah, kebakaran tersebut diduga berasal dari bara api di tungku. Diketahui sebelum kejadian istri korban selesai memasak air di tungku dengan kayu bakar. Setelah selesai, istri korban lalu meninggalkan rumah ke desa tetangga untuk menjenguk orang yang baru melahirkan.

“Diduga masih ada bara api di tungku yang kemudian menyala dan menyambar benda yang mudah terbakar di sekitar dapur. Sehingga api diketahui sudah membesar dan membakar atap rumah,” katanya.

Kapolsek mengimbau kepada warga untuk lebih waspada sehingga bisa mencegah kejadian serupa terulang lagi. “Pastikan api di tungku benar-benar mati tidaknada bara tersisa saat rumah di tinggal pergi,” pungkasnya.

[Tribratanews.com/Humas Polres Purbalingga]

Related Posts