Ditangkap Polres Tarakan, Kurir Narkoba Ini Mengaku Dapat Sabu dari Lapas

Tribratanews.com – Sat Reskoba Polres Tarakan, Kalimantan Utara, kembali meringkus kurir berinisial MS yang mengaku mengambil sabu dari dalam Lapas, Senin (02-10-2017). Pelaku ditangkap di depan sebuah warnet di jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Karang Balik.

“Sat anggota unit Satreskoba melintas di lokasi itu, melihat seorang dengan gerak-gerik mencurigakan. Karena saat anggota melintas orang berinisal MS itu mendadak melempar kotak rokok, dan saat didekati lalu memeriksa kotak rokok yang di buang sekitar tiga meter dari MS, ternyata berisi sabu-sabu seberat 5,21 gram,” ujar Kapolres Tarakan AKBP Deary Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardiyanto, Rabu (03-10-2017).

Ipda Denny menuturkan, selain mengamankan barang bukti sabu, anggota juga turut mengamankan satu buah kotak rokok, satu unit handphone dan motor matic yang digunakan MS untuk mendatangi pembelinya.

“Yang cukup mengagetkan MS mengaku, sabu itu ia dapatkan dari seorang Narapidana di dalam Lapas berinisial MB. Selain itu MS juga mengaku ia mengambil sabu itu dengan berpura-pura menjenguk keluarga di dalam lapas yang masuk dengan cara ikut menempel dengan keluarga narapidana lain yang ingin menjenguk, setelah sampai di dalam MS bertemu MB dan langsung mengambil sabu tersebut yang di sembunyikan dalam kota rokok,” kata Paur Paur Subbag Humas.

Lebih lanjut Denny mengatakan, MS sudah dua kali mengambil sabu-sabu dari dalam lapas, sebelumnya MS mengambil sabu dari MB seberat 10 gram, lalu yang keduanya MS mengambil sabu dari MB seberat 5,21 gram, namun na’as MS terciduk oleh anggota Reskoba.

“MS tergiur menjadi kurir karena jika sabu-sabu itu laku di jual ia mendapat upah sebesar Rp 500 ribu rupiah hingga Rp 800 ribu tupiah, tetapi atas perbuatannya, MS kita kenakan pasal 114 ayat 2 subsidair 112 ayat 2 UU RI no 35 tahun 2009 dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” tutupnya.

[Tribratanews.com/Humas Polres Tarakan]

Related Posts