Disaksikan Kabaharkam Polri, Ratusan Pesilat di Kabupaten Bojonegoro Ucapkan Ikrar Damai

Tribratanewsw.com – Di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, bertebaran perguruan silat, yang dulu sering menimbulkan gangguan kamtibmas.

Untuk memperbaiki keadaan itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro SH, SIK, MSi, merangkul seluruh perguruan silat untuk menjadi mitra Polri, yang akan bersinergi menjaga kamtibmas yang kondusif di wilayah Bojonegoro, dengan membentuk komunitas Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP).

Hari ini, Selasa (03-10-2017), disaksikan Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs Putut Eko Bayuseno SH, ratusan pesilat yang dipimpin ketua masing-masing perguruan se-Kabupaten Bojonegoro berkumpul di Alun-alun Bojonegoro untuk mendeklarasikan BKP dan mengucapkan ikrar damai bersaudara.

Deklarasi dan ikrar damai ini dirangkaiakan dalam “Apel Besar Bojonegoro Kampung Pesilat Bersama Tiga Pilar Kamtibmas Dalam Rangka Mewujudkan Situasi Kamtibmas yang Kondusif Menghadapi Pemilukada Bojonegoro Tahun 2018”.

Dengan terbentuknya BKP yang disaksikan oleh Muspika dan 120 pesilat dari perwakilan tiap-tiap perguruan tingkat kecamatan ini, Kabaharkam berharap ke depan pesilat dapat berperan memberikan rasa aman bagi masyarakat dan menjadi mitra kamtibmas Polri di wilayahnya masing-masing di antero Kabupaten Bojonegoro.

“Tingkatkan soliditas dan sinergitas antarelemen masyarakat. Terus jaga kekompakan untuk kemajuan Bojonegoro,” kata Komjen Pol Putut Eko Bayuseno.

Sementara ikrar damai, diharapkan dapat menghilangkan konflik antarperguruan pencak silat yang menguras tenaga, pikiran, dan biaya karena dapat dinilai sebagai ancaman gangguan kamtibmas.

“Jadikan olahraga pencak silat sebagai pemersatu. Dan selalu berlatih agar pencak silat Bojonegoro lebih dikenal dunia,” pesan Komjen Pol Putut Eko Bayuseno.

Apel Besar tersebut dihadiri juga oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Machfud Arifin SH, Kakorbinmas Baharkam Polri, Karobinopsnal Baharkam Polri, dan
Bupati Bojonegoro.

[Tribratanews.com/AKP Bambang AS]

Related Posts