Dipukul Suami Sirinya Pakai HP Karena Curiga Ada SMS dari Wanita Lain, IRT Ini Lapor Polisi

Tribratanews.com – Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Daerah Aceh menerima laporan kasus penganiayaan dari masyarakat, Selasa (10-10-2017).

Kasus tersebut dilaporkan oleh seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Maryana (36 tahun), warga Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur. Sedangkan terlapor adalah Mu (35), juga warga Kecamatan Madat.

Menurut pengakuan pelapor, hubungannya dengan terlapor adalah suami-istri, tetapi menikah secara siri (nikah sirih).

Kejadian itu sendiri bermula pada Senin malam, saat pelapor berjualan di sekitar Taman Ratu Safiatuddin (Taman PKA) Banda Aceh. Sementara suaminya menjadi panitia pada acara Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) VIII tahun 2017, di lokasi yang sama.

Pada Selasa dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB, terjadilah penganiayan di anjungan rumah adat Aceh Timur, yang mana pelapor dipukul oleh terlapor.

Menurut Maryana, saat itu ia meminta handphone suaminya untuk melihat isi di dalamnya. Sebab ia curiga sang suami sering menyimpan isi pesan singkat (SMS) dari wanita lain.

Mu merasa kesal karena pelapor meminta HP-nya. Sehingga terlapor memukul pelapor dengan menggunakan HP ke kepala sebelah kiri pelapor hingga mengeluarkan darah. Terlapor juga memukul di bagian perut dan paha sebelah kanan sehingga mengakibatkan lebam.

Atas kejadian itu, pelapor merasa kesakitan dan melaporkannya ke SPKT Polda Aceh untuk diproses lebih lanjut.

[Tribratanews.com/Humas Polda Aceh]

Related Posts