Diduga karena Rem Blong, Bus di Samosir Masuk Jurang, Tiga Pelajar Meninggal Dunia

 

Tribratanews.com – Bus yang berisi sekitar 36 anak sekolah mengalami kecelakaan dan masuk ke kebun Kopi yang berada di jurang dengan kedalaman 25 meter, di Desa Parmonangan, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir pada Senin (31-07-2017) pagi.

Akibat kecelakaan tersebut, dua siswa tewas di tempat dan satu lagi dalam perjananan ke rumah sakit. Diduga kecelakaan akibat rem blong ditambah penuh sesak penumpang bus sekitar 36 orang. Hal tersebut dibenarkan Wakapolres Samosir, Kompol Hamdan, Senin (31-07-2017).

“Benar telah terjadi kecelakaan bus yang berisi sesak anak siswa sekitar 36 orang. Dua meninggal dunia di tempat dan satu meninggal di perjalanan dari Puskesmas Tuktuk, Simanindo ke rumah sakit, ” ujar Kompol Hamdan.

Korban tewas di tempat sudah dibawa keluarga korban ke rumah masing-masing dan disusul korban yang tewas di rumah sakit. Sedangkan korban luka-luka berat dirawat di RS Hadrianus Sinaga.

Adapun korban tewas di tempat adalah atas nama Sindi M boru Sinaga (14) dan Elpika boru Situmorang (14) dan yang meninggal di perjalanan, Ester Situmorang (14).

Sementara itu, bus dengan nopol BB 7117 CA telah diamankan Satlantas Polres Samosir. Sedangkan sopir bus bernama Bilinton Situmorang (40) juga mengalami luka- luka dan dirawat di RS Hadrianus Sinaga.

Personil Polsek Simanindo Juga membantu mengangkat Jenazah korban meninggal laka bus sekolah 2(dua)orang perempuan,yang mana telah selesai di Visum luar dan akan di bawa kerumah duka.

Wakapolres samosir beserta personil Sat Lantas  menjenguk korban laka lantas yg dirawat di Puskesmas Tomok Kec.Simanindo Kab.Samosir  dan  di RSUD. Hadrianus Sinaga.

[tribratanews.com/humas polda sumut]

Like
LikeLoveHahaWowSadAngry

Related Posts