Diduga Cabuli Anak Didiknya, Guru Ngaji asal Jengkrik Ngawi Dilaporkan Kepolisi

Tribratanews.com – Beberapa orang warga Dusun Ngrobyong, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ngawi untuk melaporkan dugaan tindak pencabulan yang dialami putrinya, Selasa (22-08-2017).

Dihadapan petugas Kepolisian para orang tua ini melaporkan aksi bejat tersebut yang diduga dilakukan oleh NY yang merupakan guru ngaji di wilayah setempat.

Terlihat di SPKT Polres Ngawi ada sekitar empat orang tua dengan membawa putrinya masing-masing yang masih dibawah umur untuk dimintai keterangan.

Aksi bejat tersangka ini ketahuan saat salah satu korban sebut saja Mawar (5), mengeluh sakit pada bagian intimnya. Selah ditanya orang tuanya, korba mengaku bahwa bagian intimnya itu dipegang-pegang oleh NY saat ngaji.

“Awalnya waktu anak saya ngaji di masjid itu katanya nangis setelah itu saya tanya ternyata anunya itu (kemaluanya) dipegangi sama orangnya itu (NY). Akibat kejadian yang menimpa anak saya jelas tidak terima saya ini,” terang S selaku orang tua Mawar.

Kejadian tersebut sebenarnya sudah terjadi sekitar setahu lalu. Hanya saja korban tak berani menceritakannya dengan alasan takut. Setelah pengakauan mawar tersebar, 10 korban lainnya mulai berani cerita.

“Katanya itu banyak sekali pokoknya satu RT atau lebihlah, itu kena semua anak-anak itu. Hanya saja, mereka ada yang tidak berani cerita. Kalau saya jelas tidak terima dan lapor ke polisi supaya yang bersangkutan diproses,” ujar S.

Terkait laporan warga tersebut Ka SPKT Polres Ngawi Iptu Anta Sutrisna, membenarkan jika ada beberapa orang tua mendatangi unitnya untuk melaporkan dugaan pencabulan yang menimpa putri-putrinya. Setelah laporan diterima proses selanjutnya diserahkan ke UPPA Polres Ngawi untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.(agil/mbah)

 

 

[Tribratanews.com/ Humas Polres Ngawi – Polda Jatim]

Related Posts