Depresi Orang Tuanya Cerai, Remaja 15 Tahun Ini Nekat Curi Motor di Karang Gayam Surabaya

Tribratanews.com – Nasib malang kembali menimpa seorang remaja berinisial ZA (15), diduga depresi karena perceraian kedua orang tuanya, ZA nekad melakukan
pencurian sepeda motor sehingga harus berurusan dengan Polsek Tambaksari Polrestabes Surabaya, Jumat (28-07-2017).

ZA yang merupakan seorang pelajar kelas 2 di salah satu SMK di Surabaya tersebut, tercatat sebagai warga Jalan Gembong, Surabaya. ZA mulanya dilaporkan oleh warga ke Polsek Tambaksari Polrestabes Surabaya atas tindakannya yang diduga sebagai aksi pencurian.

Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, Iptu Farida mengatakan, Unit Reskrim langsung menuju TKP unruk memastikan laporan masyarakat yang sudah mengamankan sang remaja di Balai RW 9 Karang Gayam, Surabaya.

“Pada hari Minggu, 23 Juli 2017 sekitar jam 09.30 WIB, sebelum kejadian tersebut, ZA berboncengan dengan pacarnya AH membawa sepeda motor miliknya sendiri. Saat itu ZA bertujuan mengantar pacarnya yang akan meminjam buku kepada temannya di daerah Karang Gayam Kuburan,” ujar Farida, Rabu (26-07-2017).

Pada saat ZA memarkir sepeda motornya dibelakang Mess Persebaya, AH menuju ke rumah temannya untuk meminjam buku. Sedangkan ZA menunggu di sekitar Gapura kampung.

Entah apa sebabnya tiba-tiba, di Jalan Karang Gayam 1 Kuburan, ZA tiba-tiba menuntun sepeda motor Suzuki Shogun warna hitam, milik orang lain yang bernama Safari Buang.

“Kejadian tersebut diketahui oleh seorang warga, yang kemudian mengamankan ZA. Lalu kemudian ZA dibawa ke balai RW 9 Karang Gayam. Tapi setelah ditanya-tanya, ZA jawabannya ngelantur seperti orang linglung,” terang Farida.

Selanjutnya ZA dibawa ke Polsek Tambaksari, dan setelah dilakukan interogasi petugas, ZA tetap memberikan jawaban yang seakan seperti orang ling-lung. Oleh karena jawabannya yang tak menentu tersebut, oleh penyidik sebagai dugaan awal, ZA dinyatakan dalam kondisi depresi, sehingga akhirnya di bawa ke RS Bhayangkar Polda Jatim.

“Dari dokter psikiater menyatakan bahwa ZA untuk sementara waktu harus menjalani rawat inap di rumah sakit,” tandas Farida. (lld)

 

 

[Tribratanews.com / Humas Polrestabes Surabaya – Polda Jatim]

Related Posts