Dalam Perang Narkoba, Polres Mojokerto Bekuk 2 Pengedar Sabu

Tribratanews.com – Genderang perang terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba benar-benar sudah di kumandangkan oleh Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus
Simarmata S.Sos, SIK, MH, Rabu (16-08-2017).

Baru minggu lalu melaksanakan press release kasus sabu, minggu ini polres mojokerto kembali berhasil mengungkap 2 kasus dengan jumlah barang bukti yang lebih besar, pada Selasa (15-08-2017).

Pelaku yang pertama adalah perempuan berinisial IH yang ditangkap pada (11-08-2017) di jalan masuk Desa Randubango, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, dengan barang bukti 2,04 gram sabu.

Sedangkan pelaku kedua adalah pria berinisial IL alias Iwan Tato yang dibekuk pada (12-08-2017) warga Desa Lolawang, Kecamatn Ngoro, Kabupaten Mojokerto,,
dengan barang bukti 3 paket sabu dalam kemasan plastik klip seberat kurang lebih 3 gram, 1 buah bong (alat penghisap shabu), 2 pipet dan 1 timbangan elektrik merk ION warna hitam.

Kedua tersangka telah melanggar Undang Undang RI no 35 thn 2009 pasal 114 ayat(1) Subs pasal 112 ayat(1) Subs pasal 127 ayat (1) tentang Narkotika (sabu), dan
akan ancaman kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

“Bendera perang terhadap para pelaku penyalahgunaan Narkoba termasuk pengedar dan pemakai sudah kami kibarkan, itu tandanya jajaran kami polres Mojokerto
tidak akan main main dalam pemberantasan narkoba. Ini merupakan ancaman faktual yg merusak generasi penerus bangsa,” tegas Kapolres Mojokerto. (dwa)

 

 

[Tribratanews.com / Humas Polres Mojokerto – Polda Jatim]

Related Posts