Curi Laptop Dikosan Mertuanya, Pemuda Asal Madiun Lor Diringkus Unit Reskrim Polsek Taman Kota Madiun

Tribratanews.com – Unit Reskrim Polsek Taman Kota Madiun berhasil mengamankan pelaku pencurian satu buah Laptop dan satu buah kamera DSLR di sebuah rumah kos di jalan Tanjung Manis, Manisrejo, Kota Madiun, Jumat (11-08-2017).

Adalah DAN (45) , warga kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, pelaku pencurian yang juga merupakan anak menantu pemilik kos tempat kejadian tindak pidana pencurian yang berhasil diungkap unit Reskrim Polsek Taman.

Kejadian berawal pada bulan maret 2017 saat tersangka dimintai tolong oleh temannya untuk mencarikan tempat kos. Oleh tersangka kemudian diantarkan ke rumah kos milik mertuanya untuk melihat kondisi rumah kos tersebut.

Saat tersangka dan temannya sampai di rumah kos, tersangka melihat sebuah kamar kos yang terbuka pintunya dan melihat terdapat sebuah tas di dalam kamar kos. Setelah melihat kondisi kos, ternyata teman tersangka tidak berminat untuk indekos.

Besoknya, tersangka kembali ke rumah kos milik mertuanya dan membuka tas di kamar kos yang sebelumnya diketahui oleh tersangka terbuka pintunya. Di dalam tas, tersangka mendapati adanya sebuah laptop dan sebuah kamera DSLR dan oleh tersangka kemudian di bawa pulang.

Saat dirumah tersangka mencoba untuk menggunakan laptop dan kamera tersebut, namun laptop tidak dapat dihidupkan sedangkan kamera bisa digunakan.

Tersangka kemudian menyerviskan laptop, namun biayanya mahal kemudian dijual kepada tukang servis tersebut dengan harga Rp 800 ribu, sedangkan kamera dijual kepada temannya dengan harga Rp250 ribu. Tersangka mengaku uang hasil penjualan barang curian tersebut untuk biaya keperluan sehari-hari .

Korban yang sadar laptop dan kameranya hilang kemudian melapor ke Unit Reskrim Polsek Taman yang kemudian melakukan penyelidikan. Akhirnya tersangka dapat diringkus bersama barang bukti. Atas perbuatannya tersangka diancam karena telah melakukan tindak pidana pencurian pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (agil/mbah)

 

 

[Tribratanews.com / Humas Polres Madiun – Polda Jatim]

Related Posts