Cegah Karhutla, Briptu Hendra Sosialisasikan Bahaya dan Hukum Pidananya kepada Masyarakat

Tribratanews.com – Bhabinkamtibmas Desa Tebuah Marong wilayah Polsek Ledo, Polres Bengkayang, Polda Kalimantan Barat, Briptu Jumi Hardi, memberikan imbauan kamtibmas bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada Kepala Desa, Kepala Adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Tebuah Marong, Senin (21-08-2017) pukul 16.00 Wib.

Musim kemarau sering kali mengakibatkan Karhutla di wilayah Kabupaten Bengkayang, baik disengaja maupun tidak. Untuk mencegahnya, Kapolsek Ledo Ipda Rio Charles Hutahaean melalui Bhabinkamtibmas di masing-masing desa memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya Karhutla.

Karena berdasarkan Pasal 69 ayat (1) huruf h dan Pasal 108 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, menerangkan bahwa setiap orang dilarang melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, setiap orang yang melakukan pembakaran lahan dipidana dengan pidana penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 10 tahun dan denda paling sedikit Rp3.000.000 dan paling banyak Rp 10.000.000.000.

“Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat mengerti tentang dampak yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan serta masyarakat diimbau agar pada saat akan membuka lahan tidak dengan cara dibakar,” terang Ipda Rio Charles Hutahaean.

[Tribratanews.com/Humas Polsek Ledo]

Related Posts