Bingung Bawa Barang Curian, Maling Asal Sidoarjo Diarak Warga

Tribratanews.com – Punya hutang membuat pria berinisial S (50) asal Sidoarjo kelimpungan. Kuli bangunan itu akhirnya nekat mencuri. Namun sial aksinya tak berjalan mulus dan akhirnya harus masuk bui, Kamis (17-08-2017).

Kejadinnya, pelaku hendak melancarkan aksinya di Desa Trosobo, Taman. S tidak asing dengan lokasi sasarannya, karena hampir satu bulan dia menjadi kuli bangunan di salah satu rumah warga.

Pelaku mendatangi desa tersebut sekitar pukul 03.30 WIB. Dia sengaja memilih dini hari karena situasinya sepi. Dengan mengendarai motor Honda Astrea, S
mendatangi toko sembako milik Sujarwo.

Dengan mengendap-endap, pelaku masuk ke dalam toko. Lalu, mengambil belasan slop rokok di etalase. Sukistono juga mengembat tabung elpiji 3 kilogram. Bukan hanya satu, tetapi lima buah sekaligus. Di atas motor, dia kebingungan mengangkut semua barang curian itu.

Di saat bingung menata barang curian agar bisa terbawa semua, ada warga yang melintas. Namanya Moh Asrof (39), yang curiga dengan barang bawaan S. Terlebih, pintu toko sembako tidak jauh dari tempatnya menata tabung elpiji dalam keadaan terbuka. Padahal, lampunya belum menyala.

“Saksi berteriak maling sehingga warga berdatangan,” tutur Kapolsek Taman Kompol, Sudjut.

Sujarwo dan keluarganya juga terbangun dengan teriakan tersebut. Mereka lantas keluar rumah. Warga kemudian memberitahu bahwa toko sembakonya baru saja dibobol pelaku.

“Pelaku diamankan anggota yang sedang patroli,” ucap perwira polisi dengan satu melati di pundak itu.

Sudjut mengatakan, pelaku adalah pemain baru. Modus pencuriannya tidak tertata. Sukistono justru bingung membawa barang curian menjadi alasannya.

“Kepepet karena banyak hutang. Upah sebagai kuli bangunan tidak mencukupi,” jelasnya.

 

 

[Tribratanews.com / Humas Polres Sidoarjo – Polda Jatim]

Related Posts