Biar Jera, Polres Bojonegoro Bakar Alat-alat Penambang Pasir Mekanik di Bengawan Solo

Tribratanews.com – Sikap tega ditunjukan Polres Bojonegoro terhadap pelaku penambang pasir mekanik ilegal disungai Bengawan Solo agar memberikan efek jera bagi pelaku, Selasa (15-08-2017).

Pada Sabtu (12-08-2017) siang, Polres Bojonegoro melalui Sat Sabhara Polres Bojonegoro, kembali melakukan operasi penambangan pasir mekanik Ilegal. Kali ini, tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara menyisir Dusun Jaji, Desa Cengungklung, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.

Berawal dari informasi warga masyarakat tentang maraknya penambang pasir yang menggunakan mesin mekanik, tim gabungan Sat Sabhara dan Sat Reskrim Polres Bojonegoro tersebut langsung menyisir lokasi.

Dari lokasi yang sudah ditentukan, petugas mendapati adanya 4 (empat) Ponton Jab alat penyedot pasir yang sedang tidak beraktifitas dan tidak ada pemiliknya. Selanjutnya, personil Sat Sabhara melakukan pemusnahan dengan cara di bakar di lokasi dan ditenggelamkan.
“Kami datang, pelaku sudah tidak ada. Alat yang digunakan ditinggal. Akhirnya kita musnahkan,” tutur Kasat Sabhara Polres Bojonegoro, AKP Sabain Rahmad SH.

Setelah melaksanakan pemusnahan, tim gabungan tersebut mengamankan barang bukti berupa Truck mitsubishi warna kuning bak hijau dengan nopol K 1525 RH.

“Ada beberapa barang bukti yang kita sita, selanjutnya proses kami serahkan ke tim dari Sat Reskrim,” imbuh Kasat Sabhara.
Sementara itu, Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro SH, SIK, MSI, menegaskan bahwa pihaknya akan terus menertibkan pelaku penambang pasir mekanik. Pihaknya tidak akan membiarkan pelaku perusak lingkungan dan ekosistem di bantaran sungai Bengawan Solo terus beraktivitas.

“Kami akan terus menindak pelaku penambang pasir yang masih menggunakan mesin Mekanik. Kalau yang manual, kami perbolehkan”, ucap Kapolres Bojonegoro.

Dengan penindakkan tegas tersebut, Kapolres Bojonegoro berharap tidak ada lagi penambang pasir yang menggunakan mesin mekanik untuk menyedot pasir. Selain dapat merusak ekosistem di bantaran sungai Bengawan Solo, juga dapat membuat tanggul longsor.

 

 

 

[Tribratanews.com/ Humas Polres Bojonegoro – Polda Jatim]

Related Posts