Berusaha Melawan, Tersangka Penyalahgunaan Narkoba Tewas Ditembak Polisi

 

Tribratanews.com- Anggota Unit Reskrim Polsek Tanjung Duren dan Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap lima pelaku penyalahgunaan narkoba. Satu diantaranya yakni AR (34) tewas karena berusaha melawan anggota.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi menjelaskan, ke lima tersangka tersebut berinisial A als K (34), DS (31), ZA (35), FA(27) dan AR (34) yang ditewas karena diberikan tindakan tegas terarah kerana berusaha melawan.

“Satu tersangka ditembak karena berusaha melawan anggota,” kata Kombes Hengki Haryadi Rabu (13-12-2017).

Hengki Haryadi menerangkan, dari tangan tersangka polisi mengamankan Barang Bukti berupa delapan paket sabu seberat 5.1 kg, 1 buah koper merk president, 2 kantong plastik klip kecil Sabu berat brutto 0.94 gram,1 buah dus HP berisikan 18 butir pil ecstasy warna merah muda.

Kemudian, 4 buah timbangan elektrik, 1 buah set alat hisap shabu, 12 buah HP dan 1 unit mobil soluna warna biru.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa S Aktadivia SIK menjelaskan, kronologis kejadian tersebut bermula saat anggota Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat dan unit Narkoba Polsek Tanjung Duren berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba A als K(34) yang menginap disalah satu hotel kawasan Grogol Jakarta Barat bersama dengan 3 orang temannya yaitu DS(31), ZA(35), FA (27).

Saat dilakukan penggeledahan dikamar hotel ditemukan tas berisi narkotika jenis shabu dimana dikamar lainnya ditemukan 1 paket narkotika dan pelaku A als K menginap disalah satu Apartemen diwilayah Cengkareng ditemukan 18 butir pil ecstasy didalam dus HP.

Pada saat dilakukan pengembangan pelaku A als K melakukan perlawanan dan berusaha mengambil senjata petugas dan dilakukan tindakan tegas terukur oleh Petugas.

Selanjutnya Petugas membawa tersangka ke Rumah Sakit guna mendapat pertolongan namun dalam perjalanan tersangka meninggal dunia, kemudian jenazah tersangka A als K dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati Jakarta Timur.

Akibat Perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1.000.000.000,00 dan paling banyak Rp 10.000.000.000,00.

[Tribratanews.com]

Related Posts