Berikut Jalur Terdampak Ganjil Genap dan Rute Alternatif di Wilayah Jakpus

Tribratanews.com – Uji coba perluasan pembatasan kendaraan bermotor dengan sistem pelat nomor ganjil-genap di Jakarta dimulai Senin (2/7/2018) lalu, berakhir hingga akhir juli. Berlangsung pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Untuk wilayah Jakarta Pusat, ada beberapa titik jalan yang terdampak ganjil genap meliputi; Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Benyamin Sueb.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, Selama uji coba tersebut tidak dilakukan penilangan.

“Untuk Jakarta Pusat ada 5 titik yang diberlakukan aturan (ganjil-genap) itu, selama uji coba tak ada penilangan,” ujar AKBP Juang Andi Priyanto dalam rilis tertulisnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/7/2018).

Selama uji coba berlangsung, pengguna kendaraan yang terkena sistem itu di Jakarta dapat melalui jalur-jalur alternatif sebagai berikut:

– Jl Perintis Kemerdekaan – Jl Suprapto – Jl Salemba Raya – Jl Matraman – dan seterusnya (dari arah Timur)

– Jl RE Martadinata – Jl Danau Sunter Barat – Jl HBR Motik – Jl Gunung Sahari – dan seterusnya (dari arah Utara)

– Jl S Parman – Jl Tomang Raya – Jl Suryo Pranoto/ Jl Cideng – dan seterusnya (dari arah Utara)

Juang menjelaskan perluasan area ganjil genap diterapkan untuk mengantisipasi kemacetan jelang Asian Games 2018. Sementara, sanksi tilang akan mulai dikenakan pada 1 Agustus 2018 mendatang.

“Ini antisipasi kita untuk mengatasi kemacetan pas Asian Games mendatang berlangsung. Untuk penerapan sanksi tilang akan diberlakukan pada 1 Agustus mendatang,” jelas Juang.

Juang menambahkan, dengan diadakannya kebijakan tersebut, bukan berarti kendaraan dengan pelat ganjil atau sebaliknya tidak boleh ke luar sama sekali. Mereka masih diperbolehkan ke luar selama tidak melintas di kawasan yang sudah ditentukan.

“Bukan berarti kendaran dengan pelat ganjil tidak boleh beroperasi pada tanggal genap dan sebaliknya. Kendaraan tetap dapat beroperasi tetapi di luar kawasan ganjil-genap dan di luar jam pemberlakuan di kawasan ganjil-genap,” tambahnya.

(Tribratanews.com/ Yori)

Related Posts