Sat Reskim Polres Hulu Sungai Tengah Berhasil Amankan Perawat Puskesmas Jual Pil Zenith

Tribratanews.com – Seorang perawat yang bertugas di salah satu Puskesmas di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, HS (40), berbisnis Zenith. Di rumah warga Desa Hulu Rasau, Kecamatan Pandawan, Hulu Sungai Tengah ini ditemukan 800 kotak Zenith atau 80.040 butir pil Zenith.

Anggota Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalsel, bekerja sama dengan Satnarkoba dan Satreskrim Polres Hulu Sungai Tengah, membekuk (HS), Sabtu (22-07-2017) sekitar pukul 04.00 Wita, (HS) langsung dibawa ke Mapolres HST bersama barang bukti 80.040 butir Zenith.

Saat menjalani pemeriksaan, (HS) stres berat, beberapa kali dia meminta temani penyidik dan Polwan ke toilet, bahkan (HS) menunjukkan sikap tak bersahabat kepada wartawan, dia meminta wartawan keluar dari ruangan, “Saya lagi pusing dan stres,” ujarnya.

Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya, melalui Kepala Urusan Operasional Satres Narkoba Polres HST Andriharto mengatakan pascapenangkapan Hamsyah stres berat, “Kami sendiri masih kesulitan memintai keterangan, (HS) tak mau makan,” ujarnya.

Andriharto mengatakan (HS) sempat menceritakan bahwa dia nekat berbisnis Zenith karena terlilit utang ratusan juta rupiah. “Dia mengaku ditipu mantan suaminya, dia tak sanggup melunasi utangnya, karena gajinya sendiri sebagai PNS sudah habis untuk bayar utang, rumah yang ditempati bersama anak-anaknya sudah ditawarkan untuk di jual, namun belum laku, sedangkan dia sendiri harus menanggung biaya hidup dua orang anak yang masih sekolah,” ujar Andriharto.

 

 

[Tribratanews.com – Humas Polda Kalsel]

Related Posts