Asyik Berduan di Kamar Mandi Tiba-tiba Datang Orang Tak Dikenal, yang Cowok Dibunuh dan Pacarnya Diperkosa

Tribratanews.com – Aparat Kepolisian dari Polsek Tanjung Palas Utara dan jajaran Polres Bulungan, Kalimantan Utara, hingga kini terus bekerja keras untuk mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan terhadap Arif Maros (17 tahun), sekaligus pemerkosaan terhadap pacar korban, NV (14), pada saat keduanya berpacaran di sebuah pondok pematang di Bendungan Batu Tumpuk di Desa Panca Agung, Jumat (21-07-2017).

“Kami bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan sedang mencari pelakunya. Percayakan kepada Polisi untuk menangani kasus ini. Dan bila sudah tertangkap akan segera diinformasikan kepada masyarakat. Tolong masyarakat tetap tenang, dan mendoakan agar aparat Kepolisian segera bisa menangkap pelakunya,” kata Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry, bersama Kapolsek Tanjung Palas Utara di depan warga yang mendatangi Mapolsek, Senin (24-07-2017).

Kedatangan warga menuntut agar aparat Kepolisian segera menangkap pelaku, menyusul telah ditemukannya jasad korban Arif Maros sekitar 500 meter dari TKP kejadian.

Kejadian ini dilaporkan pada Sabtu (22-07-2017), oleh salah satu warga Desa Kelubir Kecamatan Tanjung Palas Utara bernama Thomas (37), yang melaporkan telah kehilangan anggota keluarganya bernama Arif Maros, pelajar SMA kelas 1, beralamat di Jalan Cermai RT 01 RW 01 Desa Kelubit Kecamatan Tanjung Palas Utara.

Setelah menerima laporan itu, personel Polsek Tanjung Palas Utara dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Bulungan mendatangi TKP rumah jaga Bendungan Batu Tumpuk di Desa Panca Agung dan menemukan bercak darah di depan kamar mandi, di dinding rumah, dan pepohonan sekitar rumah. Tak jauh dari sana juga ditemukan bercak darah di tiang jembatan Bendungan Batu Tumpuk.

Aparat juga mengamankan sepeda motor jenis Yamaha F1ZR warna hitam nopol KT 5620 FO di pondok pematang sawah jalan masuk ke bendungan dan dibawa ke Mapolsek Tanjung Palas Utara.

Aparat Kepolisian menjelaskan, berdasarkan keterangan dari saksi NV yang tidak lain pacar korban, kejadian ini bermula saat keduanya bertemu di Jalan Sri Gunting, Tanjung Palas Utara, pada Jumat siang, janjian akan bertemu di Bendungan Batu Tumpuk di Desa Panca Agung.

Sekitar sejam kemudian, keduanya sudah bertemu dan beristirahat di rumah jaga bendungan tersebut. Pada saat keduanya sedang berpacaran dalam sebuah kamar mandi, tiba-tiba datang seseorang yang tidak dikenal yang memakai penutup masker muka, baju hitam panjangm, dengan membawa parang.

“Dari keterangan saksi NV, pintu kamar mandi didobrak dan kemudian menarik korban Arif serta dipukuli dan ditendang oleh pelaku. Setelah berada di luar, pelaku kemudian menimpas punggung korban hingga luka,” kata Kapolsek.

Pada saat itu, saksi korban NV yang ketakutan kembali ke kamar mandi dan menguncinya karena ketakutan terhadap pelaku. Kendati demikian, saksi sempat melihat pacarnya berlari keluar rumah dan terus dikejar oleh pelaku.

“Tidak berapa lama, pelaku kembali ke rumah jaga irigasi dan membawa saksi NV ke luar rumah dan memperkosanya di sebuah semak-semak berjarak 100 meter. Setelah itu, pelaku meninggalkan NV,” jelas Kapolsek.

“Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan, aparat Kepolsian hingga kini berusaha mencari pelaku sesuai ciri-ciri yang disebutkan saksi korban NV. Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak bertindak sendiri, serta mempercayakan penanganannya kepada aparat Kepolisian,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana yang menerima laporan dari Polres Bulungan.

[Tribratanews.com/Humas Polda Kaltim]

Like
LikeLoveHahaWowSadAngry

Related Posts