Anggota Polsek Pengadegan Purbalingga Tolong Korban Kecelakaan ke Rumah Sakit

Tribratanews.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa/Kecamatan Pengadegan, Selasa (15-08-2017). Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor yang mengakibatkan dua pengendara dan satu pemboncengnya mengalami luka-luka.

Anggota Polsek Pengadegan yang mendapati laporan kejadian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya memberikan pertolongan dengan membawa tiga korban ke rumah sakit.

Kapolsek Pengadegan AKP Sulasman mengatakan kecelakaan melibatkan sepeda motor Satria FU bernomor polisi R-4784-AV dengan sepeda motor Supra R-51997-SC. Pengendara Satria FU adalah Imam Zulfikri (12) warga Desa Tegalpingen RT 4 RW 2, Kecamatan Penagdegan Purbalingga. Sementara itu, pengendara Supra adalah Wastoyo (57) warga Desa Sinduraja, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga, berboncengan dengan Marsudi warga Desa/Kecamatan Pengadegan.

Berdasarkan keterangan saksi, sepeda motor Supra melaju searah dengan Satri FU. Sampai di lokasi, sepeda motor Supra hendak berbelok ke kanan, namun sepeda motor Satria dengan kecepatan tinggi menabrak dari belakang.

Akibatnya tabrakan tidak dapat dihindarkan, kedua pengendara dan pemboncengnya ikut terjatuh bersama dengan sepeda motornya, kereka mengalami sejumlah luka serius.

“Anggota Polsek yang mendapatkan informasi kemudian mendatangi lokasi. Sesampainya di lokasi kemudian memberikan pertolongan dengan membawa korban ke rumah sakit,” jelas kapolsek.

Akibat kecelakaan tersebut, Imam Zulfikri mengalami luka antara lain fraktur di lengan kiri, lecet di kepala, tangan dan kaki. Sementara itu Wastoyo mengalami luka di telapak kaki kanan sobek, kepala bagian belakang sobek dan lecet ditangan dan kaki. Keduanya harus dirawat inap akibat luka yang dideritanya. Sementara itu, pembonceng sepeda motor Marsudi hanya mengalami luka ringan dan langsung diperbolehkan pulang.

Kapolsek menambahkan, salah satu pengendara sepeda motor adalah anak di bawah umur. Oleh sebab itu, diimbau kepada masyarakat agar mengawasi aktivitas anaknya. Bagi anak di bawah umur jangan diperbolehkan mengendarai sepeda motor sendiri.

“Bagi anak dibawah umur sangat berbahaya apabila mengendarai sepeda motor sendiri, karena dapat menimbulkan kecelakaan seperti yang terjadi di wilayah Pengadegan hari ini,” pungkasnya.

 

[Tribratanews.com/Humas Polres Purbalingga]

Related Posts