Agar Persoalan Tidak Melebar, Kapolsek Kelapa Gading Berikan Arahan kepada Kelompok Flores

 

Tribratanews.com – Kepala Kepolisian Sektor Kelapa Gading, Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Arif Fazlurrahman, SH, SIK memberikan arahan kepada sekelompok Flores di Parkiran Indobangun, Jalan Mandiri Tengah Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading, Jakut, Senin (09-10-2017).

Kehadiran Kapolsek dihadapan kelompok Flores yang jumlahnya kurang lebih dari 60 orang pimpinan Hengki ini, untuk memediasi persoalan dua kelompok yang bersoal antara kelompok Bima dan Flores.

“Saya sama dengan rekan rekan saya turut berduka, malam ini kita berduka, malam ini kita bersedih, kita sama semua kita ini perantauan, kita hanya ingin hidup nyaman diperantauan. Saya tadi dari Polres bersama kedua belah pihak, bersama Bapak Kapolres dan Selvi, Yosep, percayakan pada kepolisian percaya pada hukum kita akan usut tuntas semua,” ujar Kapolsek.

“Kita ini sama sama berwaganegara kita harus menjaga, kenyamanan, maka itu kami menjaga kenyamanan, baik BKO Brimob, pasukan Polsek,” sambung Kapolsek.

” Apa tujuan rekan-rekan disini, apa disini apakah kalian punya niat jahat, kita semua punya niat hanya melayat. Kalau sepakat kalian semua bisa saya periksa kalau nanti saya periksa ada sesuatu, baik sajam, atau benda lainnya berarti kalian ingkar kepada saya,” tegas Kapolsek.

“Tolong hormati hukum yang sedang berjalan dan tolong hormati saya sebagai Kapolsek disini. Saya akan menjaga rekan rekan semua apabila memang kalian semua punya niat jahat kapan rekan rekan semua melayat akan saya antar akan saya fasilitasi,” imbuhnya.

Kapolsek menjelaskan, apa yang dakukan tersebut sebagai upaya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan untuk membwrikan kenyamanan dan kemanan kepada semuanya.

“Cukup mungkin itu saja dari saya, setelah ini kita berdoa mudah mudahan malam ini tidak ada kejadian yang tidak kita harapkan. Setelah ini semuanya silahkan membubarkan diri,” tutup Kapolsek.

Sementara itu, dari kelompok Flores yang diwakilkan oleh Hengki mengatakan, bahwa kehadiran mereka tersebut untuk melayat Benny. “Kami berkumpul disini untuk melayat Benny. Kami berjanji tidak akan mempunyai niat jahat (balas dendam) dengan kelompok Bima,” ujarnya.

Apabila jenazah dibawa ke Rumah duka kami akan meninggalkan parkiran Indobangun Kelapa Gading. Kami berterimaksih kepada pihak Kepolisian, dan kami percaya kepada hukum, mudah mudahan kasus ini segera terungkap,” tutupnya.

Sebelumnya, Jenazah Yonannes Paulus Alfa Subeni Bata (korban pengeroyokan) pukul 09.45 WIB diberangkatkan dari Ruko Indobangun Kelapa Gading Jl. Mandiri Tengah Kelapa Gading Timur Kelapa Gading Jakut menuju Rumah Duka Cikini Jakpus.

Berkat negosiasi Kapolsek Kelapa Gading dan untuk biaya rumah duka ditanggung Kapolsek Kelapa Gading.

Untuk Jenazah, rencana akan dipulangkan ke Kampung Halaman Flores Nusa Tenggara Timur pada hari Rabu tanggal 11 Oktober 2017 pukul 06.00 WIB.

Jenazah diberangkatkan dengan menggunakan mobil ambulans B 1231 SZT dan dikawal oleh Patroli 2803 dipimpin langsung oleh Kapolsek Kelapa Gading.

(Tribratanews.com)

 

Related Posts