781 Pohon Ganja Ditemukan di Tengah Hutan Distrik Oksop Pegunungan Bintang

Tribratanews.com – Kunjungan kerja Kapolres Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu SSos, SIK, MSi bersama anggota ke Distrik Oksop tidak sia-sia, Selasa (22-08-2017).

Kapolres Pegunungan Bintang beserta anggota yang tiba di Distrik Oksop dan disambut oleh Kepala Distrik Oksop serta diijinkan untuk tinggal di kediaman Kepala Distrik ternyata membuahkan hasil yang baik.

Pada saat sedang bersantai di rumah Kepala Distrik Oksop sambil berbincang-bincang, Kepala Distrik Oksop langsung melaporkan kepada Kapolres kalau pada hari Sabtu (19-08-2017) pihaknya bersama warga Distrik Oksop berhasil menemukan ladang ganja di tengah hutan dan telah diamankan seluruh tanaman ganja tersebut ke Kantor Distrik Oksop.

Kepala Distrik Oksop mengatakan bahwa tanaman ganja yang diamankan belum diketahui berapa jumlah pastinya. “Berhubung Kapolres beserta tim telah ada di distrik Oksop, maka sebagai Kepala Distrik Oksop akan menyerahkan tanaman ganja yang telah diamankan kepada pihak Kepolisian untuk nanti sama-sama kita hitung berapa jumlah pastinya dan berat dari seluruh tanaman ganja tersebut. Saya berharap agar barang bukti ini bisa segera langsung dimusnahkan oleh pihak Kepolisian,” ujarnya.

Setelah selesai dengan rangkaian kegiatan di Distrik Oksop, Kapolres beserta anggota memeriksa barang bukti tanaman ganja yang diserahkan langsung oleh Kepala Distrik Oksop dan disaksikan oleh para kepala kampung bersama warga di kantor Distrik Oksop.

Tanaman ganja yang telah diserahterimakan langsung diperiksa dan dihitung oleh petugas di hadapan warga Distrik Oksop. Hasil dari perhitungan tersebut didapati jumlah pohon ganja yang berhasil diamankan berjumlah 781 pohon terbagi atas 128 pohon sudah dipanen jadi hanya batangnya saja yang diamankan dan 653 pohon terdiri dari bibit hingga pohon yang siap panen.

Selanjutnya barang bukti tanaman ganja dimasukan ke dalam karung 4 karung dan 1 tas plastik besar. Kemudian anggota yang dipimpin langsung oleh Kapolres bersama Kepala Distrik Oksop dan warga membawa barang bukti tersebut ke Mapolres Pegunungan Bintang dengan berjalan kaki selama 4 jam perjalanan dan dilanjutkan menggunakan kendaraan roda empat selama 1 jam hingga tiba di Mapolres Pegunungan Bintang. Barang bukti yang telah diamankan kemudian disimpan dan nanti akan segera dimusnahkan.

[Tribratanews.com/Humas Polda Papua]

Related Posts