7 Bulan Pisah dengan Istri, MB Nekat Gagahi Anaknya yang Masih Umur 10 Tahun

Tribratanews.com, Kebutuhan seksualnya tidak terpenuhi selama tujuh bulan, seorang pria berinisial MB (35), warga Sidosermo IV, Surabaya, Jawa Timur, terpaksa melampiaskan hasrat seksnya kepada putri semata wayangnya yang masih duduk di bangku kelas III SD.

MB mengatakan, aksi itu dilakukan kepada anaknya bernama samaran Novi (10) lantaran sudah tujuh bulan MB berpisah dengan istrinya sehingga hasrat seksnya yang kian hari kian memuncak hingga pada tahun 2016 silam ia melampiaskan hasrat seksnya kepada Novi dimana pada waktu itu Novi masih duduk di bangku kelas III SD.

“Saya lakukan itu sejak tahun 2016 hingga sekarang. Waktu itu Novi masih kelas III SD dan sekarang sudah kelas IV SD. Gara-garanya saya tidak bisa lagi menahan nafsu saya. Sudah 7 bulan saya berpisah dengan istri. Akhirnya saya lampiaskan nafsu saya kepada anak saya sendiri,” sebut MB, pria yang berprofesi sebagai penjual telur dadar puyuh itu.

Aksi MB terungkap setelah korban Novi menceritakan kelakuan ayahnya kepada gurunya di sekolah. Guru yang menerima curhatan muridnya langsung melaporkan kejadian tersebut kepada ibu korban yang berada di Pasuruan. Mengetahui hal itu, ibu korban langsung melapor ke Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, hingga aparat kepolisian langsung melakukan penangkapan.

Alhasil, MB berhasil diringkus dan digelandang Ke Mapolrestabes Surabaya. Di hadapan petugas, MB mengakui perbuatan tersebut, bahkan MB tak segan-segan mengaku bahwa seminggu tiga kali ia melakukan aksinya itu kepada Novi.

“Karena saya tidak tahan, seminggu tiga kali saya lakukan itu kepada anak saya,” ungkapnya kepada penyidik Polrestabes Surabaya, Senin (09-10-2017) siang tadi.

Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar, mengatakan saat ini kejadian tersebut dalam penanganan Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polrestabes Surabaya.

“saat ini korban sedang menjalani pemulihan psikis dan sudah diserahkan langsung ke ibu anak tersebut,” ujar Lily Djafar di Mapolrestabes Surabaya.
(Heri Siswanto)

[Tribratanews.com]

Related Posts