3 Siswi Dicabuli 4 Pemuda di Pasar Hewan Kebumen

Tribratanews.com – Bikin geleng geleng kepala, Polsek Kebumen Polres Kebumen menangani empat kasus persetubuhan dan pencabulan di bawah umur sekaligus.

Kasus ini sekaligus menjadi kasus menonjol yang ditangani Polres Kebumen dalam pertengahan tahun 2017 ini.

Dalam kasus tersebut, sedikitnya empat tersangka diamankan Polsek Kebumen. Satu diantaranya tersangka masih berstatus di bawah umur.

Para tersangka yang diamankan polisi masing masing berinisial, PC (21) warga Kebumen, MF (20), RZ (14) dan FR (20) ketiganya warga Buluspesantren Kebumen. Sedangkan tersangka berinisila AN saat ini masih dalam pengejaran (DPO).

Korban dalam kasus ini adalah tiga siswi dan masih di bawah umur, warga Ambal.

Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto menerangkan Senin (09/10/2017) pagi, ke empat tersangka kini berada di Rutan Polsek Kebumen dan masih menjalani pemeriksaan.

Berdasarkan informasi, ke tiga korban “Mawar, Melati, Kenanga” (bukan nama asli) digagahi tersangka pada tanggal 1-2 Oktober kemarin.

“Ada yang melakukan pencabulan, ada pula tersangka yang melakukan persetubuhan. Kini kasusnya masih didalami. Mereka melakukan aksi bejatnya di Pasar Hewan Kebumen pada malam hari pada tanggal tersebut,” kata AKP Willy.

Masih kata AKP Willy, 3 tersangka berhasil diamankan polisi pada hari Rabu tanggal 4 oktober dan 1 tersangka berinisial FR menyerahkan diri pada hari Sabtu (07/10/2017) malam.

“Penangkapan tersangka dilakukan Rabu (04/10/2017), tetapi tersangka FR menyerahkan diri di Polsek Kebumen, Sabtu (7/10/2017) malam setelah sempat dilakukan pencarian,” imbuhnya.

Akibat perbuatannya tersangka PC dan MF terancam pasal 81, sedangkan RM, FA serta AN terancam pasal 82 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang.

“Kami mengimbau orang tua untuk mengawasi pergaulan anak, mengontrol penggunaan handphone, dan membekalinya dengan ilmu agama agar tidak terjerumus pada pergaulan yang salah,” tuturnya.

 

 

[Tribratanews.com/ Humas Polres Kebumen – Polda Jawa Tengah]

Related Posts