250 Gram Sabu dan 1.232 Ekstasi Diamankan dari Ibu Muda di Palembang, Kurir Narkoba Pesanan Suami dari Sel Penjara

Kurir narkoba diamankan Subdit lll Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel

Tribratanews.com – Meski berada di dalam penjara, namun tidak membuat ruang gerak suami dari tersangka inisial EE alias ER (28), terbatas.

Buktinya, suaminya yang berada di dalam penjara di Rajabasa Lampung tersebut, dapat memesan narkoba kepadanya dengan leluasa.

Namun sial menghampirinya, belum berhasil mengantarkan narkoba pesanan kepada suaminya tersebut, ER yang merupakan warga Jalan Notosari Kebun Jeruk Lingkungan II Kelurahan Talang Keramat Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin tersebut, berhasil diamankan Polisi.

Ibu satu anak tersebut, berhasil diamankan Subdit lll Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel pimpinan Kasubdit III, AKBP Syahril Musa, pada Selasa (24-02-2017), sekira pukul 14.00 wib, saat berada di rumahnya bersama seorang kerabatnya, FP alias FI (27), warga Jalan Rukun Kelurahan 14 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang.

Dari penangkapan terhadap keduanya, berhasil diamankan barang bukti narkoba berupa satu paket sabu seberat 250 gram dan 1.232 butir pil ekstasi dengan rincian sebanyak 937 butir warna merah logo LV dan 295 butir warna biru logo kerang.

Barang bukti narkoba tersebut, rencananya akan diantarkan kepada suami tersangka ER di penjara Rajabasa Lampung.

Selain berhasil mengamankan kedua tersangka, di hari sebelumnya, Senin (13-02-2017), sekira pukul 15.00 wib, Subdit II pimpinan, AKBP FX Irwan juga berhasil mengamankan seorang pelaku kejahatan narkoba lainnya.

Yakni tersangka inisial WA (39), warga Jalan Tangga Raja Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I Palembang.

Tersangka WA diamankan saat berada di depan sebuah toko bangunan yang berada Jalan Segaran Kelurahan 17 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang dengan barang bukti narkoba berupa lima paket sabu ukuran sedang atau total seberat 50,19 gram.

Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto, menjelaskan, ketiga tersangka berhasil diamankan pihaknya dalam kurun waktu dua hari, yakni Senin dan Selasa.

Ketiganya, dikatakan Tommy, diketahui berperan sebagai kurir narkoba.

“Untuk barang bukti yang ada pada tersangka ER dan FI, diketahui akan diantarkan kepada suami dari tersangka ER yang berada di dalam penjara di Lampung yang selanjutnya akan kembali diedarkan di sana,” jelasnya, Kamis (16-02-2017).

Dikatakan Tommy, barang bukti narkoba berupa sabu dan ekstasi tersebut dipesan suami tersangka ER dari seorang bandar yang berada di Aceh dan kemudian dibawa ke Palembang oleh seorang kurir. Diketahui, suami tersangka ER telah divonis empat tahun dan telah menjalini sembilan bulan penjara.

“Setelah tiba di Palembang, kemudian barang tersebut disambut ER. Yang selanjutnya baru diantar ke Lampung bersama kerabatnya tersebut,” terangnya.

Setidaknya, dikatakan Tommy, diketahui tersangka ER dan kerabatnya, tersangka FI mengantarkan narkoba tersebut kepada suaminya di dalam penjara Lampung sudah dua kali.

“Dengan adanya kasus ini, kita akan berkoordinasi dengan pihak Polda Lampung,” ungkapnya.

Sementara itu, tersangka ER, mengatakan, ia hanya disuruh mengantarkan barang bukti narkoba tersebut ke Lampung setelah dititipi oleh seseorang bernama Aji.

“Rencananya, hari Rabu kemaren berangkat ke Rajabasa Lampung tapi sudah berhasil diamankan terlebih dahulu,” katanya sambil menangis.

Sedangkan, tersangka WA, mengatakan, ia hanya dititipi oleh seorang temannya.

“Saya tidak tahu kalau itu narkoba, karena saat itu dibungkus kantong asoi hitam yang langsung saya kantongi begitu saja. Dan pas kami hendak ditangkap, dia langsung lari,” jelasnya.

[Humas Polda Sumsel]

Komentar

Related Posts